Tampilkan postingan dengan label Nissan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nissan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Oktober 2024

Mobil Yang Disuntik Mati di Indonesia

Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia pada 2024

Perjalanan, Alasan, dan Dampaknya di Pasar Otomotif


Honda jazz
Ilustrasi 

Industri otomotif di Indonesia terus berubah dengan cepat seiring perkembangan teknologi, perubahan regulasi, serta pergeseran preferensi konsumen. Pada tahun 2024, beberapa model mobil yang sebelumnya populer harus mengakhiri perjalanannya di Indonesia. Fenomena ini menandakan transformasi besar di pasar otomotif, dengan produsen beradaptasi terhadap tuntutan kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Di dalam artikel kali ini, kita akan membahas secara rinci beberapa mobil dari beberapa brand yang "disuntik mati" pada tahun 2024, alasan di balik keputusan tersebut, serta dampak yang terjadi di pasar.

1. Toyota Avanza Generasi Lama: Akhir dari Sebuah Era Sejuta Umat

Toyota Avanza telah menjadi simbol mobil keluarga Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2003. Sebagai MPV (Multi Purpose Vehicle) yang murah dan andal, Avanza menguasai pasar selama lebih dari satu dekade. Namun, pada tahun 2024, Toyota memutuskan untuk menghentikan produksi generasi lamanya, terutama varian yang masih menggunakan teknologi mesin konvensional.

Mengapa Toyota Avanza Lama Disuntik Mati?

Regulasi Emisi yang Ketat: Pemerintah Indonesia telah mengadopsi standar emisi yang lebih ketat seperti Euro 4 dan sedang menuju Euro 5. Avanza generasi lama yang menggunakan mesin konvensional berbahan bakar bensin sudah tidak lagi memenuhi standar ini.

Peralihan ke Hybrid dan Listrik: Konsumen semakin menyadari pentingnya mobil yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Toyota kini lebih fokus memasarkan model-model hybrid seperti Avanza Hybrid untuk memenuhi kebutuhan ini.

Persaingan Ketat di Segmen MPV: Dengan hadirnya kompetitor seperti Mitsubishi Xpander dan Suzuki Ertiga yang menawarkan teknologi lebih canggih dengan harga bersaing, Avanza lama tidak lagi menjadi pilihan utama konsumen.


Dampak di Pasar: Penghentian Avanza lama membuka ruang bagi Toyota untuk lebih fokus pada pengembangan mobil-mobil berbasis hybrid dan elektrik. Hal ini juga memberi peluang bagi produsen lain untuk mengisi kekosongan di segmen MPV kelas menengah. Namun, bagi konsumen setia yang telah lama menggunakan Avanza, perpisahan dengan model ini mungkin terasa emosional, mengingat sejarah panjangnya sebagai mobil keluarga andalan di Indonesia.

2. Honda Jazz: Legenda Hatchback yang Mengakhiri Perjalanannya

Honda Jazz telah menjadi ikon hatchback yang sangat digemari anak muda Indonesia sejak diluncurkan pada awal 2000-an. Model ini dikenal karena desainnya yang stylish, performa mesin yang tangguh, dan fitur yang sesuai dengan gaya hidup perkotaan. Namun, pada 2024, Honda resmi menghentikan produksi Jazz untuk pasar Indonesia.

Mengapa Honda Jazz Dihentikan?

Perubahan Tren Konsumen: Tren otomotif global dan lokal menunjukkan peningkatan minat pada SUV dan crossover. Segmen hatchback mulai ditinggalkan, dan Honda memutuskan untuk memprioritaskan City Hatchback sebagai pengganti Jazz, yang dianggap lebih cocok dengan permintaan pasar saat ini.

Penurunan Penjualan: Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan Honda Jazz di Indonesia terus menurun. Munculnya berbagai pilihan SUV kompak dengan harga yang bersaing menyebabkan konsumen berpindah dari hatchback ke kendaraan dengan kapasitas lebih besar.

Peralihan Fokus Honda ke Elektrifikasi: Seperti produsen lainnya, Honda juga memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik dan hybrid. Model-model baru yang menggunakan teknologi ini akan menjadi fokus utama Honda di masa depan.


Dampak di Pasar: Dengan dihentikannya Honda Jazz, segmen hatchback di Indonesia semakin menyempit. Bagi pecinta Jazz, perpindahan ke City Hatchback atau SUV kompak lainnya mungkin menjadi pilihan yang logis. Namun, ini juga berarti berkurangnya variasi kendaraan kecil yang sporty dan cocok untuk area perkotaan.

3. Mitsubishi Xpander Cross Konvensional: Menghadapi Revolusi Teknologi

Mitsubishi Xpander Cross telah menjadi salah satu SUV yang diminati di Indonesia. Model ini menawarkan desain tangguh, ground clearance tinggi, dan performa yang andal untuk berbagai medan. Namun, pada tahun 2024, Mitsubishi memutuskan untuk menghentikan varian konvensionalnya.


Alasan Penghentian:

Teknologi Hybrid yang Semakin Dominan: Mitsubishi berfokus untuk memperkenalkan varian hybrid dari Xpander Cross yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan, sejalan dengan tren global.

Regulasi Emisi dan Permintaan Pasar: Sama seperti Toyota, Mitsubishi terpengaruh oleh regulasi emisi yang semakin ketat. Pemerintah Indonesia mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan, dan varian konvensional dianggap tidak lagi relevan.

Persaingan yang Ketat di Segmen SUV: SUV adalah salah satu segmen yang paling kompetitif di Indonesia, dengan kehadiran model-model baru dari berbagai merek. Untuk bersaing, Mitsubishi perlu menawarkan teknologi yang lebih modern.

Dampak di Pasar: Mitsubishi berharap bahwa konsumen setia Xpander Cross akan beralih ke varian hybrid yang lebih canggih. Ini juga mendorong konsumen yang sadar lingkungan untuk mempertimbangkan model SUV dengan teknologi ramah lingkungan. Namun, beberapa konsumen mungkin merasa varian konvensional lebih terjangkau dan lebih sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga peralihan ini memerlukan penyesuaian besar bagi pasar.


4. Nissan Livina: Perjalanan Panjang yang Berakhir

Nissan Livina, model yang berbagi platform dengan Mitsubishi Xpander, juga akhirnya mengakhiri penjualannya di Indonesia pada tahun 2024. Livina pernah menjadi salah satu MPV yang populer di Indonesia, namun penjualannya mulai menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Mengapa Nissan Livina Dihentikan?

Penjualan yang Menurun: Nissan Livina gagal mempertahankan posisinya di tengah ketatnya persaingan di segmen MPV. Penjualannya terus menurun, terutama dengan hadirnya kompetitor yang menawarkan fitur lebih baik dengan harga yang lebih kompetitif.

Fokus pada Elektrifikasi: Nissan kini lebih memprioritaskan kendaraan listrik dan hybrid, seperti Nissan Kicks e-Power, yang sesuai dengan visi jangka panjang mereka untuk mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi energi.

Strategi Global Nissan: Secara global, Nissan telah melakukan penyesuaian strategi dengan mengurangi jumlah model konvensional dan berfokus pada model crossover dan SUV yang lebih laris di pasar.


Dampak di Pasar: Penghentian Livina menandakan berakhirnya era MPV konvensional Nissan di Indonesia. Segmen ini mungkin akan diisi oleh model-model crossover baru yang lebih sesuai dengan permintaan konsumen masa kini. Meski demikian, konsumen yang menyukai kenyamanan dan utilitas MPV mungkin akan mencari alternatif lain di luar merek Nissan.


5. Suzuki Karimun Wagon R: Akhir Era Mobil LCGC

Suzuki Karimun Wagon R adalah salah satu pelopor kendaraan LCGC (Low Cost Green Car) di Indonesia. Kendaraan ini dikenal dengan harganya yang terjangkau dan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Namun, pada 2024, Suzuki memutuskan untuk menghentikan penjualan model ini.

Alasan Penghentian:

Penurunan Permintaan terhadap LCGC: Meski pada awalnya populer, mobil LCGC mulai ditinggalkan seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Konsumen kini lebih memilih mobil dengan fitur lebih lengkap dan kenyamanan lebih baik.

Fokus Suzuki pada Model SUV: Suzuki kini lebih berfokus pada model seperti Ertiga dan XL7, yang menawarkan nilai lebih tinggi dengan fitur yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini.

Pergeseran Preferensi Konsumen: Konsumen di Indonesia kini lebih memilih kendaraan yang lebih besar dan lebih aman, seperti SUV dan crossover, dibandingkan LCGC yang sederhana.


Dampak di Pasar: Penghentian Karimun Wagon R mengindikasikan bahwa era kendaraan LCGC mulai memudar di Indonesia. Segmen ini semakin tersisih oleh kendaraan dengan fitur lebih modern dan teknologi canggih. Suzuki berharap bahwa konsumen akan beralih ke model SUV mereka, yang menawarkan kenyamanan dan kepraktisan lebih tinggi.


Kesimpulan

Penghentian produksi dan penjualan beberapa model mobil di Indonesia pada tahun 2024 mencerminkan perubahan besar dalam industri otomotif. Pergeseran ke kendaraan hybrid dan listrik, regulasi emisi yang semakin ketat, serta preferensi konsumen yang berubah membuat produsen harus cepat beradaptasi. Konsumen pun kini lebih memilih kendaraan yang efisien, ramah lingkungan, dan dilengkapi teknologi canggih. 

Sementara itu, bagi pecinta mobil klasik, keputusan ini bisa menjadi momen perpisahan dengan beberapa model ikonik yang telah lama menghiasi jalanan Indonesia.

Bagi industri, pergeseran ini juga membuka peluang baru dalam inovasi, terutama di segmen kendaraan ramah lingkungan. Namun, tantangan tetap ada bagi produsen untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa mengorbankan daya saing harga dan kualitas.

Revolusi Industri Kendaraan Masa Depan

Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan dan Hemat Energi


mobil listrik
Ilustrasi 


Dalam beberapa tahun terakhir, mobil listrik semakin populer di Indonesia seiring dengan kesadaran masyarakat yang meningkat akan pentingnya menjaga lingkungan. Tidak hanya ramah lingkungan, mobil listrik juga menawarkan efisiensi energi yang lebih baik dan berpotensi mengurangi biaya operasional jangka panjang. 

Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh inovasi bagi produsen otomotif, terutama dalam menghadirkan mobil listrik dengan teknologi terkini, desain futuristik, dan kinerja tinggi.

Berikut ini adalah beberapa model mobil listrik terbaru yang diluncurkan pada tahun 2024 dan siap meramaikan pasar Indonesia.

1. Hyundai Ioniq 6: Desain Futuristik dengan Jangkauan Luar Biasa

Hyundai terus memperkuat posisinya di segmen mobil listrik dengan meluncurkan Ioniq 6. Model ini menonjolkan desain aerodinamis yang mencolok dengan elemen gaya coupe dan sedan, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang menginginkan kombinasi antara efisiensi energi dan estetika. Ditenagai baterai 77,4 kWh, Hyundai Ioniq 6 mampu menempuh jarak hingga 614 km dalam sekali pengisian daya, salah satu jarak terjauh di kelasnya.

Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan teknologi pengisian daya ultra-cepat 800 volt, yang memungkinkan pengisian baterai dari 10% hingga 80% dalam waktu hanya 18 menit. Di sektor performa, akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu kurang dari 5 detik, memberikan pengalaman berkendara yang lincah dan responsif.

Fitur keselamatan juga menjadi perhatian utama dengan adanya ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang mencakup berbagai teknologi seperti Lane Keeping Assist, Forward Collision-Avoidance Assist, dan Highway Driving Assist. Interior yang lapang dan bahan-bahan yang ramah lingkungan semakin memperkuat komitmen Hyundai terhadap keberlanjutan.

2. Wuling Air EV Long Range: Mobil Kompak yang Hemat dan Terjangkau

Wuling berhasil menarik perhatian dengan model Air EV, terutama karena ukurannya yang kompak dan harga yang terjangkau. Pada tahun 2024, Wuling memperkenalkan varian Long Range yang mampu menempuh jarak hingga 300 km dalam sekali pengisian daya, meningkat dari versi sebelumnya. Ini menjadikannya solusi ideal untuk mobilitas perkotaan dan perjalanan jarak menengah.

Desainnya yang mungil tidak mengurangi kenyamanan penggunanya. Di bagian dalam, Air EV dilengkapi dengan layar infotainment 10,25 inci yang mendukung berbagai fitur konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto. AC digital, sensor parkir belakang, dan rem cakram ABS memastikan kenyamanan serta keamanan dalam berkendara. Dengan harga yang relatif terjangkau, Wuling Air EV Long Range tetap menjadi pilihan favorit bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogoh kantong dalam-dalam.

3. BYD Dolphin: Teknologi Baterai LFP yang Tangguh dan Aman

Salah satu pendatang baru yang menarik di pasar Indonesia adalah BYD Dolphin, produk unggulan dari BYD, perusahaan asal Tiongkok yang semakin memperkuat posisinya sebagai produsen mobil listrik global. Dolphin menggunakan teknologi baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dikenal lebih aman, tahan lama, dan stabil dalam berbagai kondisi cuaca.

Dengan jarak tempuh hingga 405 km per pengisian daya, Dolphin menawarkan performa yang mengesankan untuk mobil listrik di kelas harga menengah. Tidak hanya performa, desain modern dan aerodinamis juga menjadi daya tarik tersendiri, membuatnya cocok untuk kaum muda yang ingin tampil stylish sekaligus peduli lingkungan.

Selain itu, Dolphin juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti mode pengisian daya cepat, layar sentuh besar, dan konektivitas smartphone yang semakin memanjakan pengemudi. Kombinasi antara teknologi canggih dan harga yang kompetitif menjadikan BYD Dolphin pilihan yang patut dipertimbangkan oleh konsumen di Indonesia.

4. Tesla Model Y: Performa Tinggi dan Fitur Autopilot Canggih

Tesla secara resmi memasuki pasar Indonesia dengan membawa model andalannya, Tesla Model Y. Mobil ini hadir dengan dua opsi baterai, yaitu Long Range yang mampu menempuh jarak hingga 505 km dan Performance yang mengutamakan akselerasi dengan waktu 0-100 km/jam hanya dalam 3,5 detik. Model Y juga dilengkapi dengan fitur Autopilot yang semakin canggih, memungkinkan pengalaman berkendara semi-otonom yang aman dan nyaman.

Salah satu keunggulan utama Tesla adalah kemampuan over-the-air updates, di mana perangkat lunak mobil dapat diperbarui secara otomatis tanpa harus mengunjungi bengkel, memastikan mobil selalu mendapatkan fitur-fitur terbaru. Sistem infotainment dalam Model Y juga sangat lengkap, dengan layar sentuh besar 15 inci yang mendukung berbagai aplikasi hiburan dan navigasi.

Meskipun harga Tesla Model Y berada di segmen premium, teknologi yang ditawarkan dan performa yang superior membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari mobil listrik dengan kemampuan luar biasa.

5. Nissan Ariya: SUV Mewah dengan Teknologi Kendaraan Otonom

Nissan tidak mau ketinggalan dalam inovasi mobil listrik dengan memperkenalkan Nissan Ariya di pasar Indonesia. Mobil ini hadir dalam segmen SUV listrik, yang semakin diminati oleh konsumen Indonesia karena ruang kabin yang luas dan posisi berkendara yang tinggi. Ariya dibekali dengan baterai 63 kWh yang memberikan jarak tempuh hingga 450 km, cukup untuk kebutuhan perjalanan dalam dan luar kota.

Salah satu fitur unggulan Nissan Ariya adalah ProPILOT, teknologi semi-otonom yang memungkinkan mobil untuk mengemudi secara otomatis dalam kondisi tertentu, seperti di jalan tol. Teknologi ini didukung oleh fitur e-4ORCE, yang memastikan kontrol traksi optimal di berbagai kondisi jalan, meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara.

Interior Nissan Ariya sangat mewah, dengan dashboard minimalis, layar ganda yang mengintegrasikan informasi dan hiburan, serta material premium yang menghadirkan nuansa elegan. Ditambah dengan kemampuan pengisian daya cepat, Ariya menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan SUV listrik dengan sentuhan kemewahan.

Mengapa Beralih ke Mobil Listrik di 2024?

Beralih ke mobil listrik bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Dengan berbagai inovasi dan pilihan yang semakin banyak di pasar Indonesia, tahun 2024 menjadi waktu yang tepat bagi konsumen untuk mempertimbangkan transisi ini. Mobil listrik tidak hanya menawarkan emisi nol, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengurangan polusi udara.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah memberikan berbagai insentif untuk pembelian mobil listrik, mulai dari keringanan pajak hingga subsidi infrastruktur pengisian daya, yang memudahkan konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik.

Kesimpulan

Mobil listrik terbaru yang hadir di Indonesia pada tahun 2024 menawarkan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan modern. Dengan teknologi canggih dan desain yang menarik, setiap model menawarkan keunikan dan keunggulan tersendiri sesuai dengan kebutuhan konsumen. Baik Anda mencari mobil kompak untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan atau SUV mewah dengan fitur lengkap, ada banyak pilihan di pasar yang siap memenuhi ekspektasi Anda.

Dengan berbagai pilihan menarik di pasar, pertanyaan terbesar adalah: mobil listrik mana yang akan Anda pilih di tahun 2024?


Selasa, 24 September 2024

Sejarah Nissan

Sejarah Awal Nissan 


Nissan
Logo Nissan 

Sejarah Awal Nissan:

Awal Mula dan Perkembangan

Nissan Motor Co., Ltd. adalah produsen otomotif Jepang yang terkenal, didirikan pada tahun 1933 dengan nama Jidosha-Seizo Co., Ltd. Pada awal berdirinya, perusahaan ini merupakan hasil kolaborasi antara dua entitas, yaitu Nihon Sangyo (industri Jepang) yang dimiliki oleh Yoshisuke Aikawa dan Tobata Casting, sebuah perusahaan pengecoran logam. Nama Nissan sendiri berasal dari singkatan Nihon Sangyo yang pada masa itu terdaftar di Bursa Efek Tokyo.

Pada tahun 1934, perusahaan ini berubah nama menjadi Nissan Motor Co., Ltd., dan memulai produksi mobil dengan fokus pada kendaraan untuk pasar domestik Jepang. Selama Perang Dunia II, seperti banyak perusahaan otomotif lainnya, Nissan mengalihkan produksinya untuk mendukung kebutuhan militer Jepang.

Era Pascaperang dan Ekspansi Global

Setelah perang, Nissan berfokus kembali pada produksi kendaraan untuk konsumen umum. Pada tahun 1950-an, perusahaan mulai mengekspor kendaraan ke pasar global, dan mobil kecil Nissan mulai mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Pada tahun 1958, Nissan mulai menjual kendaraan di Amerika Serikat, yang menjadi salah satu pasar terbesar bagi mereka hingga hari ini.

Nissan juga dikenal dengan kerjasama dan aliansi strategis, salah satunya dengan Datsun, merek yang diproduksi Nissan dan sangat populer di berbagai pasar global. Pada 1966, Nissan bergabung dengan Prince Motor Company, yang memberikan kontribusi pada pengembangan teknologi mobil mewah dan performa, seperti pada model Skyline yang legendaris.

Era Modern dan Aliansi Renault-Nissan

Tahun 1999 menjadi tonggak penting bagi Nissan ketika mereka menjalin aliansi dengan Renault, produsen mobil Prancis. Di bawah kemitraan ini, Renault mengambil 36,8% saham Nissan, yang menyelamatkan Nissan dari masalah keuangan yang cukup parah pada saat itu. Kolaborasi ini menjadi salah satu aliansi otomotif paling kuat di dunia.

Carlos Ghosn, CEO Renault pada waktu itu, memimpin restrukturisasi besar di Nissan yang berhasil memulihkan perusahaan dan membuatnya kembali meraih keuntungan. Di bawah kepemimpinannya, Nissan juga meluncurkan beberapa inovasi penting, termasuk mobil listrik Nissan Leaf, yang menjadi salah satu kendaraan listrik paling sukses di pasar global.

Produk Unggulan Nissan

Selama bertahun-tahun, Nissan telah memproduksi berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil kompak, sedan, SUV, hingga kendaraan niaga dan sport. Beberapa produk unggulan Nissan antara lain:

Nissan Skyline (GT-R): Salah satu mobil sport legendaris yang sangat dihormati di dunia otomotif, terutama karena performa dan teknologi yang canggih.

Nissan Leaf: Salah satu kendaraan listrik paling populer di dunia, dengan penjualan global yang tinggi dan menjadi pelopor dalam mobilitas ramah lingkungan.

Nissan X-Trail: SUV andalan Nissan yang terkenal dengan kenyamanan dan kemampuan lintas medan.

Nissan Navara: Kendaraan niaga yang sangat populer di banyak negara, termasuk Indonesia, karena daya tahan dan kekuatannya.

Nissan Serena: Kendaraan MPV yang sangat populer di pasar Asia, khususnya di Jepang dan Indonesia, karena ruang kabin yang luas dan kenyamanan untuk keluarga.

Pangsa Pasar Nissan

Nissan telah membangun posisinya sebagai salah satu pemain besar di industri otomotif global. Pasar utama Nissan adalah Jepang, Amerika Utara, dan Tiongkok. Di Amerika Serikat, Nissan menjadi salah satu dari lima merek mobil paling populer, dengan penjualan kuat dari sedan seperti Altima dan SUV seperti Rogue (dikenal sebagai X-Trail di banyak pasar).

Di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, Nissan sempat mengalami penurunan pangsa pasar pada awal 2000-an, namun belakangan berusaha bangkit dengan memperkenalkan model-model baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, seperti Nissan Livina yang berbagi platform dengan Mitsubishi Xpander. Selain itu, dengan peningkatan tren kendaraan listrik, Nissan berupaya memperkuat posisinya di pasar ini melalui model seperti Leaf dan rencana lebih besar untuk mobilitas listrik.

Logo Nissan: Dari Datsun ke Nissan

Logo Nissan telah mengalami beberapa perubahan signifikan seiring waktu. Pada awalnya, perusahaan menggunakan nama merek Datsun yang disimbolkan dengan lingkaran merah (seperti matahari terbit) dan tulisan Datsun di dalamnya, melambangkan asal-usul Jepang yang kuat.

Setelah resmi mengubah nama menjadi Nissan, logo perusahaan berubah menjadi lebih sederhana dengan kata Nissan yang dikelilingi oleh sebuah bingkai berbentuk persegi panjang yang menggambarkan stabilitas dan keandalan. Pada 2020, Nissan memperkenalkan logo baru yang lebih modern dan minimalis, berfokus pada bentuk yang lebih ramping dan dua dimensi untuk mencerminkan masa depan digital dan era mobilitas listrik.

Kesimpulan : 

Nissan adalah perusahaan otomotif yang memiliki sejarah panjang dan kaya, dari awalnya sebagai produsen lokal di Jepang hingga menjadi pemain global dengan aliansi strategis bersama Renault. Dengan produk-produk inovatif dan beragam, Nissan terus memainkan peran penting di pasar otomotif dunia, termasuk di Indonesia. Logo Nissan yang terus berevolusi juga mencerminkan perubahan zaman dan komitmennya untuk terus bergerak maju ke arah yang lebih modern.

Sabtu, 18 Juli 2020

Harga Mobil Nissan 2020

Harga Mobil Nissan 2020

Nissan adalah produsen mobil yang berasal dari jepang yang pada awal mulanya bernama Datsun, siring berkembangnya pasar otomotif, nissan berhasil menjelajahi pasar otomotif global dengan berbagai varian mobil yang sangat diperhitungkan didunia balap ataupun dipasar otomotif berkelas lainnya. beberapa produknya telah menjadi ikon khusus dari sebuah karakter kecepatan dan teknologi yang sangat handal seperti Nissan Fair lady, Nissan GT-R, Nissan Elgrand, dan banyak lagi jenis mobil lainnya yang sangat dikagumi oleh pecinta otomotif dunia. Dan berikut ini adalah daftar Harga Mobil Nissan yang berlaku untuk wilayah jawa tengah dan sekitarnya.
Harga Mobil Nissan 2020
juke


NISSAN TERRA
  • TERRA 2.5 (4x4) VL AT       Rp 696.200.000
  • TERRA 2.5 (4x2) E AT          Rp 520.200.000 
  • TERRA 2.5 (4x2) E MT         Rp 491.200.000
  • TERRA 2.5 (4x2) VL AT       Rp 548.200.000 
  • *Khusus warna putih harga tambah 3.000.000
NISSAN NEW LIVINA
  • LIVINA E MT             Rp. 215.000.000
  • LIVINA EL MT           Rp. 240.500.000
  • LIVINA EL AT            Rp. 250.500.000
  • LIVINA VE AT           Rp. 266.500.000
  • LIVINA VL AT           Rp. 278.500.000
  • *Khusus warna putih harga tambah 1.500.000
NISSAN MARCH 
  • MARCH 1.2 MT          Rp. 198.900.000
  • MARCH 1.2 AT           Rp. 209.900.000
  • MARCH 1.2 XS AT     Rp. 220.750.000
NISSAN JUKE
  • JUKE RX BLACK          Rp. 314.350.000
  • JUKE RX RED               Rp. 323.850.000
  • JUKE RX REVOLT II    Rp. 339.150.000

NISSAN NEW SERENA
  • SERENA X AT                          Rp. 478.000.000
  • SERENA HWS AT                    Rp. 492.500.000
  • SERENA HWS TWOTONE     Rp. 495.000.000
  • *Khusus warna putih harga tambah 2.500.000

NISSAN X-TRAIL
  • X-TRAIL 2.5 VL   Rp. 554.300.000

NISSAN NAVARA
  • NAVARA SL MT      Rp. 469.262.000
  • NAVARA VL MT     Rp. 546.670.000
  • NAVARA VL AT      Rp. 567.300.000

NISSAN TEANA
  • TEANA AT         Rp. 619.050.000 (NIK 2017)
NISSAN ELGRAND
  • ELGRAND 2.5 HWS AUTECH   Rp. 1.042.700.000 (NIK 2017)

Jumat, 15 November 2019

NISSAN TERRA TERBAIK DIKELASNYA

NISSAN TERRA

Nissan Terra muncul beberapa waktu yang lalu hampir berbarengan dengan munculnya varian toyota rush dan daihatsu terios model terbaru serta fortuner facelift.

Diwaktu yang begitu dekat juga muncul varian SUV dari wuling motors, namun SUV besar dari pabrikan Nissan dengan tampang gahar dan bermesin diesel 2500 cc ini memiliki value dan kelas serta kelebihan tersendiri lho.

Nissan Terra
Nissan Terra

Mari kita simak sedikit spesifikasi tekhnis dari Nissan Terra berikut ini.

DIMENSI :
  • Panjang                 4895mm
  • Lebar                     1865mm
  • Tinggi                    1835mm
  • Jarak sumbu roda  2850mm
  • Ground clearance    225mm

MESIN :
  • Diesel 2488 cc
  • Max power 190ps pada rpm 3600
  • Max torque 450nm pada rpm 2000

TRANSMISSION :
  • Manual 4x2 Drive
  • Automatic 4x2 Drive
  • Automatic 4x4 Drive (tipe tertinggi)

SUSPENSION :
  • Front : Double Wishbone With Front Stabilizer
  • Rear  : Multi link (5link) With Rear Stabilizer

BRAKES
  • Front : Ventilated Disc
  • Rear  : Drum Brake
Nah... dari spesifikasi diatas dapat disimpulkan kalau Nissan Terra memiliki kapasitas yang mumpuni.

Dan untuk spesifikasi eksterior dan interior sengaja tidak kami cantumkan karena begitu banyak sekali tekhnologi yang disematkan pada SUV Nissan Terra ini.

Untuk dapat mengetahui apa saja kecanggihan serta kelebihan Nissan Terra tersebut, sebaiknya melakukan Test Drive secara langsung ke Showroom Nissan terdekat dikota anda.

Salah satu tekhnologi yang tidak ada di SUV merk lain adalah adanya INTELIGENT VIEW REAR MIRROR (spion dalam) yang juga berfungsi sebagai layar monitor body mobil secara keseluruhan dan monitor camera belakang saat mobil parkir atau mundur.

Silahkan baca Spesifikasi Livina Terbaru

Jumat, 01 Maret 2019

Nissan Livina Terbaru 2019

Fitur Nissan Livina Terbaru

Nissan rupanya tak mau tinggal diam begitu saja ketika pasar mulai lesu dan penggemar nissan mulai beralih ke merk lain. Dengan langkah besar Nissan merilis Livina terbaru kepasar otomotif indonesia. Dan ternyata mendapat respon positif dari penikmat otomotif indonesia khususnya para pecinta mobil MPV.

Nissan livina terbaru
Livina (source nissan.co.id)


Diklaim lebih futuristik dan lega dengan platform terbaru ala mitsubishi xpander, membuat Nissan optimis dengan pasar LIVINA kedepan.

Kabin livina
Livina (source nissan.co.id)
Berikut beberapa fitur terbaru dari Nissan LIVINA.


Nissan Livina
Livina (source nissan.co.id)

Tetap dijalur MPV dengan kapasitas 7 penumpang, LIVINA terbaru memiliki ruang kabin yang lebih lega dibanding generasi sebelumnya.

Interior Nissan livina
Livina (source nissan.co.id)
Cluster dashboard mewah dan sporty
Dengan desain silver cluster dan smart head unit 7" touchscreen semakin memanjakan pengendara pastinya.


Nissan livina Terbaru 2020
Livina (source nissan.co.id)

Desain velg terbaru, penambahan fitur pada panel speedometer digital, lampu belakang LED kombinasi, plus sensor parkir dengan kamera belakang semakin melengkapi kebutuhan pasar saat ini tentunya.

Nissan livina 2020
Livina (source nissan.co.id)
Fitur VDC dan TCS mendukung kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Nissan livina 2020
Livina (source nissan.co.id)

Hill start assist, i-key dan start/stop engine juga diterapkan mengikuti jejak generasi Mobil mewah Nissan lainya.

Lalu untuk spesifikasi tekhnis secara sekilas, Livina masih menggunakan mesin 1499cc, DOHC, dengan 5 speed untuk tipe manual dan 4 speed untuk tipe matic.

Dengan ground clearance 200mm untuk tipe E M/T, EL M/T & EL A/T.
Dan 205mm untuk tipe VE A/T & VL A/T.

Mungkin dengan hadirnya LIVINA terbaru ini, nissan akan mulai menguat dan terus mengikuti pasar otomotif diindonesia yang unik.
Baca juga :