Tampilkan postingan dengan label wuling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wuling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Oktober 2024

Revolusi Industri Kendaraan Masa Depan

Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan dan Hemat Energi


mobil listrik
Ilustrasi 


Dalam beberapa tahun terakhir, mobil listrik semakin populer di Indonesia seiring dengan kesadaran masyarakat yang meningkat akan pentingnya menjaga lingkungan. Tidak hanya ramah lingkungan, mobil listrik juga menawarkan efisiensi energi yang lebih baik dan berpotensi mengurangi biaya operasional jangka panjang. 

Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh inovasi bagi produsen otomotif, terutama dalam menghadirkan mobil listrik dengan teknologi terkini, desain futuristik, dan kinerja tinggi.

Berikut ini adalah beberapa model mobil listrik terbaru yang diluncurkan pada tahun 2024 dan siap meramaikan pasar Indonesia.

1. Hyundai Ioniq 6: Desain Futuristik dengan Jangkauan Luar Biasa

Hyundai terus memperkuat posisinya di segmen mobil listrik dengan meluncurkan Ioniq 6. Model ini menonjolkan desain aerodinamis yang mencolok dengan elemen gaya coupe dan sedan, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang menginginkan kombinasi antara efisiensi energi dan estetika. Ditenagai baterai 77,4 kWh, Hyundai Ioniq 6 mampu menempuh jarak hingga 614 km dalam sekali pengisian daya, salah satu jarak terjauh di kelasnya.

Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan teknologi pengisian daya ultra-cepat 800 volt, yang memungkinkan pengisian baterai dari 10% hingga 80% dalam waktu hanya 18 menit. Di sektor performa, akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu kurang dari 5 detik, memberikan pengalaman berkendara yang lincah dan responsif.

Fitur keselamatan juga menjadi perhatian utama dengan adanya ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang mencakup berbagai teknologi seperti Lane Keeping Assist, Forward Collision-Avoidance Assist, dan Highway Driving Assist. Interior yang lapang dan bahan-bahan yang ramah lingkungan semakin memperkuat komitmen Hyundai terhadap keberlanjutan.

2. Wuling Air EV Long Range: Mobil Kompak yang Hemat dan Terjangkau

Wuling berhasil menarik perhatian dengan model Air EV, terutama karena ukurannya yang kompak dan harga yang terjangkau. Pada tahun 2024, Wuling memperkenalkan varian Long Range yang mampu menempuh jarak hingga 300 km dalam sekali pengisian daya, meningkat dari versi sebelumnya. Ini menjadikannya solusi ideal untuk mobilitas perkotaan dan perjalanan jarak menengah.

Desainnya yang mungil tidak mengurangi kenyamanan penggunanya. Di bagian dalam, Air EV dilengkapi dengan layar infotainment 10,25 inci yang mendukung berbagai fitur konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto. AC digital, sensor parkir belakang, dan rem cakram ABS memastikan kenyamanan serta keamanan dalam berkendara. Dengan harga yang relatif terjangkau, Wuling Air EV Long Range tetap menjadi pilihan favorit bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogoh kantong dalam-dalam.

3. BYD Dolphin: Teknologi Baterai LFP yang Tangguh dan Aman

Salah satu pendatang baru yang menarik di pasar Indonesia adalah BYD Dolphin, produk unggulan dari BYD, perusahaan asal Tiongkok yang semakin memperkuat posisinya sebagai produsen mobil listrik global. Dolphin menggunakan teknologi baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dikenal lebih aman, tahan lama, dan stabil dalam berbagai kondisi cuaca.

Dengan jarak tempuh hingga 405 km per pengisian daya, Dolphin menawarkan performa yang mengesankan untuk mobil listrik di kelas harga menengah. Tidak hanya performa, desain modern dan aerodinamis juga menjadi daya tarik tersendiri, membuatnya cocok untuk kaum muda yang ingin tampil stylish sekaligus peduli lingkungan.

Selain itu, Dolphin juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti mode pengisian daya cepat, layar sentuh besar, dan konektivitas smartphone yang semakin memanjakan pengemudi. Kombinasi antara teknologi canggih dan harga yang kompetitif menjadikan BYD Dolphin pilihan yang patut dipertimbangkan oleh konsumen di Indonesia.

4. Tesla Model Y: Performa Tinggi dan Fitur Autopilot Canggih

Tesla secara resmi memasuki pasar Indonesia dengan membawa model andalannya, Tesla Model Y. Mobil ini hadir dengan dua opsi baterai, yaitu Long Range yang mampu menempuh jarak hingga 505 km dan Performance yang mengutamakan akselerasi dengan waktu 0-100 km/jam hanya dalam 3,5 detik. Model Y juga dilengkapi dengan fitur Autopilot yang semakin canggih, memungkinkan pengalaman berkendara semi-otonom yang aman dan nyaman.

Salah satu keunggulan utama Tesla adalah kemampuan over-the-air updates, di mana perangkat lunak mobil dapat diperbarui secara otomatis tanpa harus mengunjungi bengkel, memastikan mobil selalu mendapatkan fitur-fitur terbaru. Sistem infotainment dalam Model Y juga sangat lengkap, dengan layar sentuh besar 15 inci yang mendukung berbagai aplikasi hiburan dan navigasi.

Meskipun harga Tesla Model Y berada di segmen premium, teknologi yang ditawarkan dan performa yang superior membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari mobil listrik dengan kemampuan luar biasa.

5. Nissan Ariya: SUV Mewah dengan Teknologi Kendaraan Otonom

Nissan tidak mau ketinggalan dalam inovasi mobil listrik dengan memperkenalkan Nissan Ariya di pasar Indonesia. Mobil ini hadir dalam segmen SUV listrik, yang semakin diminati oleh konsumen Indonesia karena ruang kabin yang luas dan posisi berkendara yang tinggi. Ariya dibekali dengan baterai 63 kWh yang memberikan jarak tempuh hingga 450 km, cukup untuk kebutuhan perjalanan dalam dan luar kota.

Salah satu fitur unggulan Nissan Ariya adalah ProPILOT, teknologi semi-otonom yang memungkinkan mobil untuk mengemudi secara otomatis dalam kondisi tertentu, seperti di jalan tol. Teknologi ini didukung oleh fitur e-4ORCE, yang memastikan kontrol traksi optimal di berbagai kondisi jalan, meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara.

Interior Nissan Ariya sangat mewah, dengan dashboard minimalis, layar ganda yang mengintegrasikan informasi dan hiburan, serta material premium yang menghadirkan nuansa elegan. Ditambah dengan kemampuan pengisian daya cepat, Ariya menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan SUV listrik dengan sentuhan kemewahan.

Mengapa Beralih ke Mobil Listrik di 2024?

Beralih ke mobil listrik bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Dengan berbagai inovasi dan pilihan yang semakin banyak di pasar Indonesia, tahun 2024 menjadi waktu yang tepat bagi konsumen untuk mempertimbangkan transisi ini. Mobil listrik tidak hanya menawarkan emisi nol, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengurangan polusi udara.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah memberikan berbagai insentif untuk pembelian mobil listrik, mulai dari keringanan pajak hingga subsidi infrastruktur pengisian daya, yang memudahkan konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik.

Kesimpulan

Mobil listrik terbaru yang hadir di Indonesia pada tahun 2024 menawarkan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan modern. Dengan teknologi canggih dan desain yang menarik, setiap model menawarkan keunikan dan keunggulan tersendiri sesuai dengan kebutuhan konsumen. Baik Anda mencari mobil kompak untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan atau SUV mewah dengan fitur lengkap, ada banyak pilihan di pasar yang siap memenuhi ekspektasi Anda.

Dengan berbagai pilihan menarik di pasar, pertanyaan terbesar adalah: mobil listrik mana yang akan Anda pilih di tahun 2024?


Rabu, 25 September 2024

Wuling Binguo EV

Wuling Binguo EV 

Binguo EV: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan, dan Respon Pasar di Indonesia

Binguo EV
Binguo EV (ilustrasi)

Wuling Binguo EV merupakan salah satu mobil listrik terbaru yang dihadirkan untuk pasar otomotif global, termasuk Indonesia. Seperti halnya Wuling, Binguo EV berasal dari pabrikan Tiongkok dan ditargetkan untuk konsumen yang menginginkan kendaraan listrik kompak dengan harga terjangkau. Mobil ini dirancang untuk mobilitas perkotaan yang efisien, sejalan dengan tren global menuju kendaraan ramah lingkungan dan bebas emisi.

Spesifikasi Binguo EV

Dimensi dan Bobot:

  • Panjang: Sekitar 3.200 mm
  • Lebar: Sekitar 1.500 mm
  • Tinggi: Sekitar 1.580 mm
  • Jarak sumbu roda: 2.150 mm
  • Bobot: 860 kg

2. Baterai dan Pengisian Daya:

  • Kapasitas baterai: 27 kWh (Litium-ion)
  • Jarak tempuh: Sekitar 280-300 km (berdasarkan metode NEDC)
  • Waktu pengisian: 7-8 jam menggunakan pengisian AC standar
  • Tersedia opsi pengisian cepat: 30 menit untuk mencapai 80% kapasitas

3. Performa Motor:

  • Motor listrik tunggal
  • Tenaga maksimum: 45 kW (60 PS)
  • Torsi maksimum: 130 Nm
  • Kecepatan maksimum: 105 km/jam
  • Akselerasi: 0-50 km/jam dalam 5,3 detik

4. Fitur Keselamatan dan Teknologi:

  • Sistem pengereman ABS dengan EBD
  • Dual Airbags
  • Hill Start Assist
  • Sistem pemantauan tekanan ban (TPMS)
  • Kamera belakang
  • Layar infotainment 10,25 inci dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto
  • Sistem navigasi, Bluetooth, dan voice command

Kelebihan Binguo EV


1. Desain Futuristik dan Kompak: 

Binguo EV menonjolkan desain yang modern dengan ukuran yang pas untuk perkotaan. Ukurannya yang kompak memudahkan pengemudi untuk bermanuver di jalanan sempit dan padat.


2. Harga yang Kompetitif: 

Seperti banyak kendaraan listrik asal Tiongkok lainnya, Binguo EV ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kompetitor dari negara lain, memberikan opsi kendaraan listrik murah bagi konsumen Indonesia.


3. Fitur Canggih untuk Mobil Kecil

Meski ukurannya kecil, Binguo EV dilengkapi dengan berbagai fitur teknologi canggih, termasuk layar infotainment besar, kamera parkir, dan konektivitas yang modern.


4. Jarak Tempuh yang Cukup: 

Dengan baterai berkapasitas 27 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak yang cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari, terutama di area perkotaan.


5. Efisiensi Energi yang Tinggi: 

Binguo EV dikenal sebagai salah satu kendaraan listrik dengan efisiensi energi yang tinggi di kelasnya, menjadikannya solusi ideal untuk mobilitas yang hemat biaya dan ramah lingkungan.

Kekurangan Binguo EV


1. Performa Tidak Sebesar Mobil Konvensional: 

Meski cukup responsif untuk penggunaan di perkotaan, tenaga sebesar 60 PS mungkin terasa kurang bertenaga bagi mereka yang mengharapkan performa lebih tinggi, terutama untuk penggunaan di jalan tol atau perjalanan jarak jauh.


2. Ruang Kabin yang Terbatas: 

Ukuran kecil mobil ini memberikan ruang kabin yang terbatas, khususnya di bagian belakang, yang mungkin kurang nyaman untuk penumpang dewasa dalam perjalanan panjang.


3. Infrastruktur Pengisian yang Masih Terbatas: 

Seperti banyak mobil listrik lainnya di Indonesia, pengguna Binguo EV mungkin menghadapi tantangan terkait ketersediaan stasiun pengisian cepat, terutama di luar kota-kota besar.


4. Waktu Pengisian yang Relatif Lama: 

Meskipun mendukung pengisian cepat, pengguna yang mengandalkan pengisian AC standar mungkin harus menunggu hingga 8 jam untuk pengisian penuh, yang bisa menjadi kendala bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.


Respon Pasar di Indonesia

Sejak diperkenalkan, Binguo EV menarik perhatian konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga terjangkau. Konsumen di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya mulai melirik Binguo EV sebagai solusi mobilitas masa depan yang efisien dan ramah lingkungan.

Di antara keunggulan yang disukai adalah desain futuristik, fitur modern, serta efisiensi energi yang sangat baik. Harga yang relatif terjangkau dibandingkan merek kendaraan listrik lainnya membuat Binguo EV menjadi pilihan menarik di segmen entry-level.

Namun, beberapa kekhawatiran yang disampaikan oleh pengguna adalah performa yang tidak terlalu kuat untuk perjalanan antar kota serta infrastruktur pengisian daya yang masih kurang memadai di sebagian besar wilayah Indonesia. Selain itu, kapasitas kabin yang kecil juga menjadi catatan bagi konsumen yang membutuhkan ruang lebih luas.

Secara keseluruhan, dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan, Binguo EV diprediksi akan mendapatkan pasar yang stabil di Indonesia, terutama jika infrastruktur pendukung kendaraan listrik terus berkembang.

Kompetitor Binguo EV di Indonesia

1. Wuling Air EV

Spesifikasi: Menggunakan baterai 26,5 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km.

Kelebihan: Desain modern dan kompak, harga kompetitif, dan fitur-fitur canggih.

Kekurangan: Sama seperti Binguo, ruang kabin terbatas dan performa mesin relatif rendah.

Respon Pasar: Diterima sangat baik di kalangan konsumen muda yang menginginkan mobil listrik ramah lingkungan dengan harga terjangkau.


2. DFSK Seres E1

Spesifikasi: Baterai 30,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 350 km.

Kelebihan: Jarak tempuh lebih jauh, performa motor lebih baik.

Kekurangan: Harga lebih tinggi dibandingkan Binguo EV, desain lebih konservatif.

Respon Pasar: DFSK Seres E1 lebih ditargetkan untuk konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan jarak tempuh lebih jauh, namun dengan harga yang masih kompetitif.


3. Nissan Leaf

Spesifikasi: Kapasitas baterai 40 kWh dengan jarak tempuh 311 km (WLTP).

Kelebihan: Kapasitas baterai besar, teknologi canggih, dan merek yang sudah dikenal.

Kekurangan: Harga jauh lebih mahal dibandingkan Binguo EV dan kompetitor lainnya.

Respon Pasar: Nissan Leaf populer di segmen menengah ke atas yang mencari kendaraan listrik premium.


4. Hyundai Ioniq 5

Spesifikasi: Baterai 58-77,4 kWh, jarak tempuh hingga 481 km.

Kelebihan: Desain futuristik, jarak tempuh jauh, performa tinggi.

Kekurangan: Harga premium, lebih mahal dibandingkan Binguo dan pesaing di segmen mobil kecil.

Respon Pasar: Ioniq 5 menyasar pasar high-end, lebih cocok untuk konsumen yang menginginkan performa tinggi dan jarak tempuh lebih jauh.


Kesimpulan

Binguo EV menawarkan solusi mobil listrik yang ramah lingkungan dengan harga yang kompetitif dan fitur yang lengkap untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Dengan desain kompak, efisiensi energi tinggi, dan harga yang terjangkau, mobil ini sangat cocok untuk konsumen di kota-kota besar Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Meskipun memiliki beberapa kekurangan seperti performa yang relatif terbatas dan ruang kabin yang sempit, Binguo EV tetap menjadi pilihan yang menjanjikan di segmen mobil listrik entry-level. Dengan dukungan pemerintah dan peningkatan infrastruktur pengisian daya, Binguo EV memiliki potensi untuk sukses di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Wuling Cloud EV

Wuling Cloud EV Indonesia 




Wuling Cloud EV: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan, dan Respon Pasar di Indonesia

Wuling Cloud EV
Cloud EV 

Wuling Motors, produsen otomotif asal Tiongkok, kembali memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan memperkenalkan Wuling Cloud EV. Ini merupakan mobil listrik mungil yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan dengan gaya hidup ramah lingkungan. Wuling Cloud EV menjadi bagian dari komitmen Wuling untuk menyediakan kendaraan listrik yang lebih terjangkau bagi konsumen Indonesia, bersaing dengan beberapa merek EV lainnya.

Spesifikasi Wuling Cloud EV

1. Dimensi dan Bobot:

  • Panjang: Sekitar 3.340 mm
  • Lebar: Sekitar 1.540 mm
  • Tinggi: Sekitar 1.600 mm
  • Jarak sumbu roda: Sekitar 2.060 mm
  • Bobot: Sekitar 900 kg

2. Baterai dan Pengisian Daya:

  • Kapasitas baterai: 26,5 kWh (Litium-ion)
  • Jarak tempuh: Hingga 300 km dengan sekali pengisian (berdasarkan metode NEDC)
  • Waktu pengisian: Sekitar 8 jam untuk pengisian penuh menggunakan charger AC (standar)
  • Tersedia fitur fast charging: 30 menit untuk mencapai 80% kapasitas baterai

3. Performa Motor:

  • Motor listrik tunggal
  • Tenaga maksimum: 40 kW (54 PS)
  • Torsi maksimum: 110 Nm
  • Kecepatan maksimum: 100 km/jam
  • Akselerasi: 0-50 km/jam dalam waktu 5,6 detik

4. Fitur Keselamatan dan Teknologi:

  • Sistem pengereman ABS + EBD
  • Dual Airbags
  • Hill Hold Control
  • Sistem pemantauan tekanan ban (TPMS)
  • Kamera belakang dan sensor parkir
  • Infotainment layar sentuh 10 inci dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto
  • Sistem navigasi, Bluetooth, dan voice command
Kelebihan Wuling Cloud EV

1. Harga Terjangkau: 

Dibandingkan dengan mobil listrik lain di segmen yang sama, Wuling Cloud EV memiliki harga yang relatif lebih kompetitif, menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan biaya terjangkau.

2. Desain Kompak: 

Ukuran yang mungil membuat Cloud EV cocok untuk penggunaan di area perkotaan, terutama di jalan-jalan yang sempit atau ketika mencari tempat parkir di perkotaan.

3. Jarak Tempuh Memadai: 

Dengan baterai yang mampu menempuh jarak hingga 300 km, Cloud EV cukup andal untuk penggunaan sehari-hari di kota tanpa harus sering melakukan pengisian ulang.

4. Fitur Modern: 

Meskipun harganya terjangkau, Wuling Cloud EV dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti infotainment, kamera belakang, sensor parkir, dan konektivitas smartphone, memberikan kenyamanan berkendara yang lebih baik.

5. Ramah Lingkungan: 

Sebagai mobil listrik, Cloud EV menghasilkan nol emisi, menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang peduli terhadap isu lingkungan dan ingin mengurangi jejak karbon.

Kekurangan Wuling Cloud EV

1. Performa Terbatas: 

Dengan tenaga hanya 54 PS, mobil ini memang tidak dirancang untuk performa tinggi. Bagi pengguna yang terbiasa dengan mobil berbahan bakar bensin berdaya besar, akselerasi dan kecepatan Cloud EV mungkin terasa kurang responsif.

2. Pengisian Daya yang Memakan Waktu: 

Meskipun sudah tersedia fitur fast charging, pengguna yang mengandalkan pengisian daya di rumah dengan charger standar harus menunggu hingga 8 jam untuk pengisian penuh, yang mungkin menjadi kendala bagi mereka dengan mobilitas tinggi.

3. Kapasitas Penumpang: 

Karena desainnya yang kompak, Cloud EV lebih ideal untuk keluarga kecil atau pasangan. Ruang di dalam kabin, khususnya di bagian belakang, bisa terasa sempit bagi penumpang dewasa.

4. Infrastruktur Pengisian Daya di Indonesia: 

Meski perlahan-lahan berkembang, infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan listrik di Indonesia masih terbatas, terutama di luar kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, sehingga membatasi mobilitas untuk perjalanan jarak jauh.

Respon Pasar di Indonesia

Sejak diluncurkan, Wuling Cloud EV mendapatkan respon yang cukup positif dari pasar Indonesia, khususnya dari segmen konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik namun terhalang harga yang tinggi. Konsumen menilai harga yang kompetitif dan fitur yang cukup lengkap sebagai salah satu daya tarik utama mobil ini.

Di kalangan pengguna perkotaan, Wuling Cloud EV dianggap sebagai solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis, terutama dengan meningkatnya harga bahan bakar. Pengguna juga menyukai desain yang unik dan kompak, meskipun ada beberapa kritik terhadap performa dan ruang kabin yang kurang luas.

Selain itu, Wuling Cloud EV juga mendapat dukungan dari program insentif pemerintah Indonesia untuk kendaraan listrik, seperti penghapusan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan insentif PPNBM, yang semakin memperkuat posisinya sebagai kendaraan listrik entry-level yang menarik.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah infrastruktur pengisian daya yang masih perlu dikembangkan, serta kesadaran masyarakat yang masih belum sepenuhnya memahami manfaat kendaraan listrik. Meskipun demikian, dengan tren global menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan, Wuling Cloud EV memiliki potensi untuk terus berkembang di pasar Indonesia.

Kesimpulan

Wuling Cloud EV hadir sebagai solusi mobil listrik yang terjangkau dan cocok untuk kebutuhan mobilitas perkotaan di Indonesia. Dengan fitur-fitur modern dan harga yang kompetitif, mobil ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Meski memiliki beberapa kekurangan, terutama dari segi performa dan kapasitas, kelebihan utamanya seperti harga, desain, dan fitur membuatnya layak dipertimbangkan. Dengan dukungan pemerintah dan semakin berkembangnya infrastruktur EV, Wuling Cloud EV berpotensi menjadi salah satu mobil listrik yang sukses di Indonesia.

Selasa, 16 Juli 2019

WULING ALMAZ 1.5 LT SPESIFIKASI

Wuling Almaz 1.5 LT

Wuling ALMAZ 1.5 LT dengan kapasitas penumpang 5 orang cukup memukau pecinta otomotif.

Wuling Almaz 1.5
ALMAZ

Bergenre SUV dan memiliki beberapa fitur canggih menjadikan ALMAZ cukup diperhatikan dan diperhitungkan dipasar otomotif indonesia saat ini.

Berikut spesifikasi ALMAZ 1.5 LT secara garis besar :
  • Dimensi: Length 4,655 x Width 1,835 x Height 1,760 (mm)
  • Wheelbase: 2,750 mm
  • Tank Capacity: 52 Litre
  • Transmission: CVT
  • Engine: 1,451 cc 4cylinders DOHC DVVT with turbocharger
  • Max. Power : 140Hp/5,200rpm
  • Max. Torque : 250Nm/1,600-3,600rpm
  • Drive Type: Front Wheel Drive
  • Brakes: Front and Rear: Disc
  • Tire Type: 217/60 R17
  • Wheel: Alloy Wheel
Adapun fitur-fitur mewah yang juga disematkan didalam SUV tersebut adalah :

- Infinity Audio System by Harman

- Smart Multimedia with 10.4" Touchscreen Head Unit

- Extensive Panoramic Sunroof

- Full Surround View 360" Camera

- Electric Parking Brake + Automatic Vehicle Holding

- One Push Button Start Stop Button

Sedangkan untuk peredam kejut sama dengan merk lain yang masih setia dengan suspensi McPherson Strut, Coil Spring untuk bagian depan, dan Multi Link independent suspension pada bagian belakang.

Dengan 6 pilihan warna terbaru, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi ALMAZ dimata penggemar SUV.

Support aftersales yang sudah dipersiapkan dan berani memberi garansi mesin selama 3 tahun serta garansi komponen mesin dan transmisi selama 5 tahun, tentunya semakin menjadi magnet yang kuat bagi Wuling Almaz 1.5 untuk meramaikan pasar otomotif indonesia.

Baca juga: